Desember 17, 2008 at 3:29 am (Uncategorized)

RapidShare is a German owned one-click hosting pay- and free-service (with certain restrictions & limitations) website that operates from Switzerland and is financed by the subscriptions of paying users. Rapidshare is one of the world’s largest file-hosting sites with millions of files stored on its servers. According to Alexa, Rapidshare.com is currently the 14th most visited website globally.


RapidShare has two different websites, but both sites claim to be entirely different organizations and entities. The original site is RapidShare.de, which uses the German top-level domain “.de”, and the organization has its central office in Cham, Switzerland.

On October 20, 2006, RapidShare announced that “Unfortunately all drives of RapidShare.de are full right now”. A new website, RapidShare.com was set up in an attempt to transfer usage from RapidShare.de to RapidShare.com.When the new Rapidshare.com was launched, holders of “Premium” accounts at the time on RapidShare.de were able to use both the RapidShare.de and RapidShare.com, until their account expired. It is not possible, however, to use a RapidShare.com account on the German site.

Operation and services

On uploading the user is supplied with a unique download URL which enables anyone, with whom the uploader shares it, to download the file. No user is allowed to search the server for content; all files have to be downloaded by following a given URL.

RapidShare stated on April 2008 that it had 240 gigabit/s of Internet connectivity and 4.5 petabytes of storage for users.

Non-paying users are required to wait 30 to 134 seconds, depending on the filesize, before the download starts and their download-speed is limited from 25 KB/s up to 250 KB/s (depending on the server-load). In October 2008, Rapidshare extended the waiting time to 15 minutes between each download.

Registration and payment allow benefits such as unlimited download speed, download of several files simultaneously, queue skipping, the facility to interrupt and re-start downloads, up- and downloading bigger files up to 2 GBs, allowing Free Users to download their files with Premium privileges (“TrafficShare”) and to store up to 500 GB of data that can not expire. Every premium account is limited to a maximum of 5 GB download-traffic per day, but the user is allowed to “save” traffic up to a maximum of 10 GB and can then spend the saved traffic all at once.

There is now a rewards program that allows the user to trade “RapidPoints” for a selection of products depending on the amount of points the user has collected.

As of October 2008, the download limit has been established for Premium Members at Bytes per day:

“Premium Account members can download more data than users of the free service. Currently, a Premium Account allows the download of 5 Gigabyte ( Byte) per day.”


Rapidshare offers two computer programs to simplify file managing:

Rapidshare Uploader

This software allows queuing of uploads. However, it cannot resume interrupted uploads. It is available for Windows 98/ME/NT/2000/XP and runs without installation.

Rapidshare Manager

This software has many more features than the Uploader, especially queuing and resuming of up- and downloads, but is only available for Windows Vista.


Some ISPs intentionally block sharing sites like RapidShare so as to avoid legal issues due to the propagation of pirated copyrighted material.[citation needed]

On 19th January 2007 the German collections agency GEMA claimed to have won a temporary injunction against both RapidShare.de and RapidShare.com. “The latter is said to have used copyright protected works of GEMA members in an unlawful fashion.”

Rapidshare started to check newly uploaded files against a database of files already reported as illegal. By comparing the files’ MD5-hash the site would now prevent illegal files from being reuploaded. While this would be sufficient under United States law, it was later established in court that under Swiss law it is not. That decision forced Rapidshare to check all the uploaded files before publishing them.

A month later, Rapidshare stated on their website that “we will not spy out the files that our clients faithfully upload onto RapidShare, not now nor in future. We are against upload control and guarantee you that your files are safe with us and will not be opened by anyone else than yourself, unless you distribute the download link.”


RapidShare has used many CAPTCHAs—letters read from an image or script by the user and then inputted in an attempt to avoid automatic or “bot”-assisted downloads—during its history.

Earlier version included of four letters and numbers distorted by wave filter. Users had to recognize and type all characters.

In the first half of 2008, an updated version of this CAPTCHA was used. It consisted of up to seven warped alphanumeric characters (though usually still four), each with a dog or a cat printed over them. The user was instructed to type in the four characters with the cat on them.

On 22 June 2008, the site changed the CAPTCHA to a tri-dimensional grid, with symbols in bas-relief.

After three failures to enter the CAPTCHA download access is blocked.

Today CAPTCHAs are no longer used.

RapidShare adalah situs one-click hosting Jerman yang dioperasikan di Swiss dan didanai oleh pendapatan dari pengguna yang membayar. Rapidshare adalah salah satu situs berbagi berkas terbesar di dunia dengan jutaan berkas disimpan di dalam servernya. Menurut Alexa, Rapidshare.com adalah situs yang paling banyak dikunjungi ke-12 di dunia.

Rapidshare.com sebagai filehosting hanya mengizinkan untuk meng-upload file berukuran maksimal 200 MB, jika ada file yang berukuran lebih Rapidshare mengizinkan untuk memecah (split) file tersebut menjadi beberapa bagian. Pecahan-pecahan file ini membuat URL file yang di-upload menjadi banyak. Hal ini membuat user yang ingin mendownload file dari Rapidshare harus berulang-ulang memasukkan daftar URL file tersebut ke browser favoritnya.
Bagi user yang mempunyai Rapidshare Premium Account hal ini bisa diatasi dengan mendownload file dengan menggunakan salah satu download manager seperti Internet Download Manager (IDM).

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Jika belum mempunyai Internet Download Manager bisa di download klik disini
  2. Simpan URL list file pada Rapidshare yang ingin didownload dengan format txt, bisa menggunakan Notepad
  3. Aktifkan Internet Download Manager
  4. Klik Downloads|Options| Sites Logins
  5. Pada tab Sites Logins klik tombol New dan masukkan alamat server,username dan password Rapidshare premium
  6. Klik Task | Import | From text file , Cari daftar URL yang disimpan dengan format txt tadi.
  7. Klik Downloads | Scheduler | Start Now untuk memulai proses download

Rapidshare merupakan filehosting yang menyimpan banyak file-file dalam servernya. Untuk mencari file-fille yang disimpan pada rapidshare diperlukan trik khusus seperti bagaimana mencari file-file yang disimpan pada rapidshare menggunakan Rapidshare Search Engine.

Setelah file yang ingin dicari pada rapidshare didapatkan, ternyata Situs Rapidshare diblokir pada Jaringan LAN Kantor atau kampus Anda.

Namun Anda tidak perlu bersedih hati, banyak cara bisa dilakukan untuk mem-bypass proteksi yang dilakukan administrator jaringan kantor Anda. Jika Anda menggunakan firefox sebagai browser untuk berselancar di internet, dengan menambahkan add ons download rapidshare @ office proteksi yang dilakukan oleh administrator jaringan Anda bisa di bypass. Add ons ini bisa di download pada situs Firefox Add-ons.

Selain bisa menggunakan Google untuk mencari file-file yang disimpan pada rapidshare, bisa juga menggunakan situs-situs yang menyediakan layanan Rapidshare Search Engine. Dengan menggunakan Rapidshare Search Engine kita bisa mencari file-file yang disimpan pada Rapidshare menjadi lebih mudah. Berikut 20 Daftar situs yang menyediakan layanan Rapidshare Seach Engine :


Setelah mendapatkan Rapidshare Premium Account secara gratis tentunya Anda ingin memburu file-file yang disimpan pada Rapidshare.com. Dengan menggunakan Search Engine Google kita bisa dengan mudah mencari file-file yang disimpan pada server Rapidshare. Berikut tips dan triknya :

Buka alamat website http://google.com pada browser Anda misalnya mozilla firefox

Pada halaman pencarian ketik : [keyword] site:rapidshare.com

Rapidshare pada Google

command ini digunakan untuk mencari buku-buku digital tentang statistik

Atau jika ingin mencari format file yang spesifik bisa juga menggunakan command berikut:

[keyword] site:rapidshare.com filetype:[tipe file mis : doc,xls,pdf,zip]

contoh : Hacking Friendster site:rapidshare.com filetype:pdf

Rapidshare merupakan filehosting terbesar saat sekarang ini yang menyimpan ribuan file dan mengizinkan dengan gratis penggunanya untuk meng-upload atau men-download file pada Rapidshare. Bagi yang ingin mendownload file dari Rapidshare dikenakan aturan yaitu :

untuk Free user

  • harus menunggu antrian
  • dibatasi hanya satu ip address yang bisa mendownload pada waktu yang sama
  • tidak bisa menggunakan aplikasi download manager *) seperti flashget
  • kecepatan downloadnya juga dibatasi.
  • untuk upload ukuran file maksimal 200 MB.
  • File akan dihapus jika dalam 30 hari tidak ada yang mendownload
  • Tidak bisa melanjutkan download jika koneksi terputus.

Untuk Premium Account

  • Maksimal file yang bisa di upload 2000 MB
  • Dapat personal webspace sebesar 500 GB
  • Trafik 80 GB/bulan
  • Bisa menggunakan download manager
  • Kecepatan tidak dibatasi
  • dll

Untuk mendapatkan Rapidshare Premium Account tersebut bagi yang berkantong tebal bisa membelinya dengan harga 6,99 Euro/bulan. Bagi yang ingin mendapatkan Rapidshare Premium Account secara gratis, Rapidshare memberikan cara:

Langsung saja ke situs Rapidshare.com | Uploads sembarang file, kemudian Rapidshare akan menanyakan apakah Anda ingin menjadi Collector Account. Setelah berhasil menjadi Collector Account, Upload file-file Anda ke Rapidshare. Syarat untuk mendapatkan 1 point adalah Ukuran file yang di upload berukuran minimal 5 MB dan Free user yang mendownload hanya bisa menghasilkan 3 point dalam satu jam terakhir. Sedangkan jika yang mendownload adalah Premium User bisa menghasilkan sampai 255 point/hari.

Untuk mendapatkan Rapidshare Premium Account kumpulkan 10000 point baru bisa tukar dengan Premium Account selama 30 hari.

PS :

  • Untuk mencari yang gratis memang banyak syaratnya, sedangkan nelpon murah saja juga banyak syaratnya.
  • Tips agar cepat mendapatkan point upload file-file yang paling banyak dicari orang dan promosikan di blog atau di forum-forum dan milist.




Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

watch out!!!

Desember 3, 2008 at 7:34 pm (Uncategorized)

Menggunakan SNORT untuk mendeteksi penyusup

‘SNORT’ merupakan salah satu software untuk mendeteksi intrusi pada system, mampu menganalisa ‘real-time traffic’ dan logging ip, mampu menganalisa port dan mendeteksi segala macam ‘serangan’ dari luar seperti buffer overflows, stealth port scans, CGI attacks, SMB probes, OS fingerprinting.


Snort merupakan salah satu software favorit yang digunakan untuk memproteksi network dari serangan hacker. Proteksi tambahan ini cukup memadai untuk menghindari serangan hacker pada umumnya.


extract dan install paket snort

# tar -zxvf snort-2.0.0.tar.gz ; cd snort-x.x.x ; ./configure ; make ; make install

Mengoperasikan Snort

Secara umum snort dapat dioperasikan dalam tiga mode, yaitu

Sniffer mode, untuk melihat paket yang lewat di jaringan.

Packet logger mode, untuk mencatat semua paket yang lewat di jaringan untuk

   dianalisa di kemudian hari.

Intrusion Detection mode, pada mode ini Snort berfungsi mendeteksi serangan

   yang dilakukan melalui jaringan komputer. Untuk menggunakan mode IDS ini di

   perlukan setup dari berbagai aturan (rules) yang akan membedakan sebuah paket   

   normal dengan paket yang membawa serangan.


  • Sniffer Mode

Beberapa contoh perintah-nya terdapat di bawah ini :

./snort -v

./snort -vd

./snort -vde

./snort -v -d -e

Dengan menambahkan beberapa switch -v, -d, -e akan menghasilkan beberapa keluaran yang berbeda, yaitu:

-v untuk melihat header TCP/IP paket yang lewat.

-d untuk melihat isi paket.

-e untuk melihat header link layer paket seperti Ethernet header.


  • Packet Logger Mode

 Simpan  dulu semua paket yang lewat ke sebuah file untuk di lihat kemudian.  Beberapa perintah yang dapat digunakan untuk mencatat paket yang ada adalah

./snort -dev -l ./log

./snort -dev -l ./log -h

./snort -dev -l ./log -b

Perintah yang paling penting untuk me-log paket yang lewat: -l ./log

yang menentukan bahwa paket yang lewat akan di-log atau dicatat ke file ./log. Beberapa perintah tambahan dapat digunakan seperti

-h yang menunjukkan bahwa yang dicatat hanya paket dari host mana saja, dan

–b yang memberitahukan agar file yang di-log dalam format binari.

Pembacaan file log dapat dilakukan dengan menjalankan snort ditambah perintah -r nama file log-nya, seperti:

./snort -dv -r packet.log

./snort -dvr packet.log icmp


  • Intrusion Detection Mode


Mode operasi snort yang paling rumit adalah sebagai pendeteksi penyusup (intrusion detection) di jaringan yang kita gunakan. Ciri khas mode operasi untuk mendeteksi penyusup adalah dengan menambahkan perintah ke snort untuk membaca file konfigurasi -c nama-file-konfigurasi.conf. Isi file konfigurasi ini lumayan banyak, tetapi sebagian besar telah di-set baik dalam contoh snort.conf yang ada pada source Snort.

Beberapa contoh perintah untuk mengaktifkan snort untuk melakukan pendeteksian penyusup, seperti

./snort -dev -l ./log -h -c snort.conf

./snort -d -h -l ./log -c snort.conf

Untuk melakukan deteksi penyusup secara prinsip snort harus melakukan logging paket yang lewat dapat menggunakan perintah -l nama-file-logging, atau membiarkan snort menggunakan default file logging-nya di direktori /var/log/snort.

Kemudian menganalisa catatan atau logging paket yang ada sesuai dengan isi perintah snort.conf.

Mekanisme pemberitahuan alert di Linux dapat di-set dengan perintah -A sebagai berikut:

– A fast, mode alert yang cepat berisi waktu, berita, IP & port tujuan.

– A full, mode alert dengan informasi lengkap.

– A unsock, mode alert ke unix socket.

– A none, mematikan mode alert.

Untuk mengirimkan alert ke syslog UNIX, kita bisa menambahkan switch -s, seperti tampak pada beberapa contoh di bawah ini.

./snort -c snort.conf -l ./log -s -h

./snort -c snort.conf -s -h

Untuk mengirimkan alert binari ke workstationWindows, dapat digunakan perintah di bawah ini:

./snort -c snort.conf -b -M WORKSTATIONS







Permalink 1 Komentar


November 1, 2008 at 7:42 am (Uncategorized)


kakashi sekarat !!!!! HELP KAKASHI !!!!!

Ikuzo 3,2,1 make some noise


Nah kali ni info baru dari seigaku team,,

based on comic yg baru saya beli kmaren,,,,,


fight ryoma kun~~~~~~~~~

fight no akatsuki……..


Permalink 1 Komentar

yel yel programing

Oktober 26, 2008 at 3:58 pm (Uncategorized) ()

Programing is my Life
Programing is number One
Programing YES

yups,,inilah yel yel kami group programing,
Ketua : C
Anggota : C++

waduh selanjutnya lupa nih,
to be continued~~


Permalink 3 Komentar


Oktober 25, 2008 at 2:56 am (Uncategorized)

konoha diserbu oleh pain, leader akatsuki

Permalink 4 Komentar